Hidupku Seharga dengan Hidup-Nya

Kalo nggak di izinkan Tuhan lahir di Indonesia, mungkin saya nggak akan pernah tau gimana cara menghargai sesuatu hal yang disebut sebagai “Perbedaan”. Dari kecil, saya sekolah di sekolah umum, yang sama artinya mayoritas temen-temen saya sampai detik ini kebanyakan bukan orang yang mengimani “Yesus” sebagai Tuhan dan Juru S’lamat. Ada yang cuma mengimani “Yesus” sebagai seorang Nabi, ada yang cuma mengimani Yesus sebagai tokoh agama, bahkan ada juga yang nggak kenal sama sekali siapa itu Yesus *Really, saya punya

Continue Reading

Site Footer