
Source image: http://owelxxx.blogspot.com/2011/02/surat-dari-bapa-surgawi.html
WE ARE THE REASON (KARENA KITA) – David Meece
WAKTU KECIL KITA MERINDUKAN NATAL
HADIAH YANG INDAH DAN MENAWAN
NAMUN TAK MENYADARI SEORANG BAYI T’LAH LAHIR
BAWA KESELAMATAN ‘TUK MANUSIAREFF:
KARENA KITA DIA MENDERITA
KARENA KITA DIA DISALIBKAN
AGAR DUNIA YANG HILANG DISELAMATKAN
DARI HUKUMAN KEKALWAKTU PUN BERLALU DAN KITA PUN TAHU
ANUGERAH YANG AJAIB DARI BAPA
YANG RELAKAN ANAK-NYA DISIKSA DAN DISALIBKAN
DI BUKIT KALVARI KAR’NA KASIHT’LAH KUDAPATI ARTI KEHIDUPAN
TATKALA KUBUKAKAN HATIKU BAGI-NYA
DALAM UCAPANKU, DALAM SEGALANYA
KU INGIN MEMUJI DIA… PUJI DIA…—
AS LITTLE CHILDREN WE WERE DREAM’ OF CHRISTMAS MORN’
AND ALL THE GIFTS AND TOYS WE KNEW WE’D FIND
BUT WE NEVER REALISED, A BABY BORN ONE BLESSED NIGHT
GAVE US THE GREATEST GIFT OF OUR LIVESCHORUS:
WE WERE THE REASON THAT HE GAVE HIS LIFE
WE WERE THE REASON THAT HE SUFFERED AND DIED
TO A WORLD THAT WAS LOST, HE GAVE ALL HE COULD GIVE
TO SHOW US A REASON TO LIVEAS THE YEARS WENT BY, WE LEARNED MORE ABOVE GIFTS
AND GIVING OF OURSELVES AND WHAT THAT MEANS
IN A DARK AND CLOUDY DAY A MAN HUNG CRYING IN THE RAIN
BECAUSE OF LOVE, BECAUSE OF LOVE
AND …. (REPEAT CHORUS: ……)I FINALLY FOUND THE REASON FOR LIVING
IT’S IN GIVING EVERY PART OF MY HEART TO HIM
IN ALL THAT I DO, EVERY WORD THAT I SAY
I’LL BE GIVING MY HEART JUST FOR HIM, …..FOR HIM
AND WE ARE THE REASON THAT HE GAVE HIS LIFE
WE ARE THE REASON THAT HE SUFFERED AND DIED
TO A WORLD THAT WAS LOST, HE GAVE ALL HE COULD GIVE
TO SHOW US THE REASON TO LIVE
HE IS MY REASON TO LIVE
Entah apa yang harus saya imani dan harapkan hari ini, kalo ± 2000 tahun yang lalu, Tuhan Yesus nggak jadi dateng ke bumi ini dalam rupa seorang hamba (manusia) dan hadir ditengah-tengah kita untuk menepati semua janji-Nya, yang sebelumnya udah lebih dulu dinubuatkan sama para Nabi.
Yesaya 9 : 5
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya; dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Note:
* Kata-kata yang saya warnain merah ditulis dengan menggunakan huruf kecil oleh Nabi Yesaya, karena saat itu kedatangan Tuhan Yesus belum digenapi.
* Kata-kata yang saya warnain biru diawali dengan huruf kapital (besar) oleh Nabi Yesaya, karena yang dinubuatkan disini adalah kedatangan Yesus yang adalah Allah itu sendiri, dan sudah selayaknya gelar untuk Allah diawali dengan menggunakan huruf kapital (besar).
Untuk anda yang belum mengimani Yesus (saya doakan Tuhan Yesus mengizinkan anda untuk mengenal-Nya juga), mungkin buat anda nggak masuk akal, kenapa TUHAN Yang Maha Kuasa, mesti susah payah dateng ke dunia cuma untuk menyelamatkan manusia ciptaan-Nya. Sedangkan dengan ke Maha Kuasaan-Nya kita tau nggak susah untuk Tuhan mengampuni manusia begitu aja, bener nggak?
Dan nggak aneh sih buat saya kalo orang-orang yang belum mengimani Yesus mikir gitu, soalnya Alkitab juga udah nulis
1 Korintus 1 : 23 – 24
tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan : untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan, tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
And Praise the LORD, karena saya termasuk salah satu orang yang dilayakkan dan dipanggil Allah untuk mengenal dan mengimani Dia.
Balik ke pertanyaan tadi, kenapa Allah mesti susah payah dateng ke dunia untuk menyelamatkan manusia, meskipun sebenernya Dia bisa mengampuni kesalahan kita begitu aja kalo Dia mau, tanpa perlu datang ke dunia dan ber-inkarnasi menjadi manusia?
Saya bukan Pendeta/ Pastor dan saya juga nggak pernah kuliah Teologi, tapi mestinya anda akan setuju kalo saya jawab, karena ALLAH YANG MAHA KASIH juga adalah ALLAH YANG MAHA ADIL.
Saya mengimani DIA sebagai ALLAH YANG MAHA KASIH, saya tau DIA mau dan bisa mengampuni dosa saya begitu aja kalo DIA mau, tapi disisi lain saya juga mengimani DIA sebagai ALLAH YANG MAHA ADIL, dan sebagai ALLAH YANG MAHA ADIL, DIA udah semestinya menghukum pendosa kaya kita ini kan?
Roma 6 : 23a
Sebab upah dosa ialah maut;
Dan cara DIA, nunjukin ke kita kalo DIA adalah ALLAH YANG MAHA KASIH sekaligus juga ALLAH YANG MAHA ADIL ya dengan datang ke dunia ini dan ngebayar lunas hutang dosa kita dengan Pengorbanan dan Karya TerbesarNya di Kalvari.
DIA menanggung hukuman yang seharusnya kita tanggung, dengan cara menjatuhkan hukuman kita ke diri-Nya sendiri. Dan anda tau kenapa? karena DIA, ALLAH YANG MAHA KASIH yang teramat sangat mengasihi anda dan saya, dan DIA nggak mau kita dihukum dan binasa 🙂
Yohanes 3 : 16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal , supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal
So, pilihan ada ditangan kita… mau nerima keselamatan cuma-cuma yang udah DIA sediakan, atau mau berusaha nyari keselamatan itu sendiri.
Dan sebagai manusia berdosa, saya lebih milih untuk nerima keselamatan cuma-cuma dari Tuhan Yesus Kristus. Karena mau berapa banyak pun amal saleh yang saya buat, saya tau itu nggak akan bisa nyelamatin saya 🙂
Dan saya setuju sama kata-kata di thread ini: http://www.sarapanpagi.org/dapatkah-amal-ibadah-manusia-menghapus-dosanya-vt659.html#p1524
Saya kutip:
Jika Allah melakukan penimbangan dan pencatatan atas setiap perilaku manusia. Dan timbangannya menunjukkan 50.1% (porsi baik) lawan 49.9% (porsi jahat) untuk seseorang, maka kita menganggap orang tersebut “seolah pantas” dilayakkan memperoleh keselamatan. SALAH!
Tuhan yang Maha Suci, Maha sempurna dan Absolut itu mustahil membenarkan 49,9% kejahatan, bahkan tidak seper-semikron sekalipun! Bukankah prestasi kebaikan-kebaikan kita yang segudang tidak membenarkan kita untuk melakukan satu perbuatan amoral?
Dan prestasi “kesalehan” kita yang segunung pun tidak memberi kita hak untuk berbuat satu kemesuman yang tersembunyi? Dan secara analogi, bukankah sepiring makanan yang prosi atau kadar haramnya 1% dan halalnya 99%, tetap merupakan sepiring makanan yang haram 100%?
Saya nggak minta anda setuju sama apa yang saya imani, jadi kalo anda tetep beranggapan bisa memperoleh keselamatan dengan amal perbuatan saleh anda, monggo lakukan itu sesuai dengan apa yang anda percayai… 🙂
Karena disini, saya cuma ingin sedikit menjelaskan iman saya yang dianggap sulit dipahamin ini secara lebih sederhana.
Terakhir saya cuma mau ngutip khotbah yang saya denger awal Desember lalu ini untuk anda semua
Tuhan Yesus datang TIDAK membawa AGAMA.
Agama boleh banyak, Nabi boleh banyak, Rasul boleh banyak, TAPI Juru S’lamat hanya Tuhan Yesus Kristus.
Dan yang penting untuk anda tau
Yesus datang bukan hanya untuk menyelamatkan orang Kristen saja, tapi untuk menyelamatkan semua orang yang mau percaya dan menerima-Nya, apapun AGAMA MEREKA.
Engkau boleh kaya raya, tapi dengan uangmu, engkau tidak bisa membeli Sorga
Engkau boleh sangat pandai, tapi dengan kepandaianmu, engkau juga tetap tidak bisa membangun jembatan ke Sorga
Natal Di Hatiku – Nikita Ft. Wawan Yap
Seperti palungan
Layakkanlah hatiku menyambutMu Tuhan
Seperti emas, kemenyan dan mur
Biar hidupku berkenan padaMuSebab natal tak akan berarti
Tanpa kasihMU lahir di hatiku
Hanya bersamaMU Yesus
Kurasakan selalu indahnya natal di hatikuBersama paduan suara surga ku bernyanyi
Kemuliaan di tempat maha tinggi
Dan damai sejahtera di antara manusia
Yang hidupnya berkenan kepadaMU.
Selamat Natal untuk kita semua, dan biarlah kasih-Nya bisa lahir dihati kita, dan biarlah orang disekitar kita bisa melihat kasih-Nya melalui hidup kita…
Tuhan Yesus Memberkati… 🙂